Arsip untuk Juni, 2007

Berkas Man Robert Hampir Selesai

Padang, Singgalang

Minggu depan, seluruh berkas penyidikan kasus tewasnya Rusman Robert, 37, warga Nagari Kacang, Solok, selesai. Dengan demikian, tujuh tersangka anggota Kodim 0309 Solok segera diadili di pengadilan militer Padang.

Komandan Detasemen Polisi Militer (Danden POM) 1/4 Padang, Letkol CPM Dono Kuspriyanto kepada Singgalang, Minggu (24/6) mengatakan, berkas penyidikan yang telah dilakukan oleh Den POM akan diserahkan ke Oditur Militer Padang.

Khusus terhadap Letkol Inf. Untung Sunanto (mantan Dandim 0309 Solok), Dono akan mengusahakan agar ia diperiksa dan diadili di pengadilan militer Padang. Lanjutkan membaca ‘Berkas Man Robert Hampir Selesai’

Iklan

Nelayan Pessel tak Ditemukan Juga

Painan, Singgalang
Belum berhasilnya tim pencari menemukan 13 nelayanan Kapal Motor (KM) Tarusan Jaya yang tenggelam di sekitar perairan Pulau Penyu, Pesisir Selatan (Pessel), membuat banyak pihak saling berargumen. Lanjutkan membaca ‘Nelayan Pessel tak Ditemukan Juga’

Padang Digoyang Gempa

Padang , Singgalang
Gempa lagi. Tadi malam, dua kali daerah ini dihoyak gempa. Gempa pertama dengan kekuatan 3,9 SR, sekitar pukul 17.25 WIB. Gempa berikutnya terjadi sekitar pukul 20.23 WIB dengan kekuatan 4,1 SR. Sejak tanggal 6 Maret 2007 dengan kekuatan 6,2 SR hingga 12 Juni 2007 telah terjadi enam kali gempa. Tak putus dihoyak gempa dan tadi malam diguncang lagi. Observer gempa dari Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG), Sugeng Prayitno, kepada Singgalang tadi malam mengatakan, gempa yang terjadi tersebut tidak merusak. Namun, ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada.

Titik episentrum gempa petama berada di 1,63 Lintang Selatan dan 99,64 Bujur Timur. Posisinya berada di Selat Mentawai atau berada di 145 kilometer arah barat daya Kota Padang Panjang pada kedalaman 30 kilometer. “Gempa kedua juga berada di titik yang sama dengan posisi yang juga sama,” kata Sugeng. Lanjutkan membaca ‘Padang Digoyang Gempa’

Tentang Eriandi

senyum1.jpgSaya dilahirkan di Padang pada 12 Mei 1978 lalu. Entah mengapa saya terdampar menjadi seorang wartawan. Sejak usia dua tahun, memang saya sudah diajrkan oleh orangtua untuk sering membaca. Eriandi kecil dulu sering dibacakan berita dari koran oleh kakak. Korannya kalau tidak salah Pos Kota. Hingga saya menginjakkan kaki di sekolah dasar, paling suka membaca Pos Kota terutama bagian kartun. Makanya saya sudah kenal dengan Ali Oncom, Si Otoy, Doyok dan lainnya.

Lalu saya duduk dibangku STM. Pikirannya, tamat sekolah langsung kerja. Ternyata benar, saya bekerja, tapi tidak lama. Berganti-ganti hingga terdampar di Kota Bogor. Pernah suatu kali jalan-jalan di Bogor, saya melihat spanduk pelatihan jurnalistik bagi wartawan pemula. Saya pikir, kalau punya duit, saya mau ikut juga. Namun dasar kere, saya kembali ke Padang.

Di sinalh awal cerita mulai menginjakkan kaki di dunia wartawan. Pertamanya saya iri melihat teman saya yang bekerja jadi wartawan. Inin juga seperti dia. Niat semakin menggebu-gebu, manakala melihat dia masuk ke GOR H Agus Salim menonton Semen Padang bertanding tidak membayar.

Niat saya cuma satu, nonton bola. Hingga pada 2001, datanglah tawaran dari teman saya itu untuk menjadi wartawan di SKM Rakyat Mandiri. Saya langsung  setuju. Hingga sekarang bekerja di Harian Singgalang. Setidaknya, ssaya sudah pernah mencoba di jurnalisitk radio dan cetak

Menikmati Pijat Plus-plus

foto-saya1jpg.jpg“Semula ia datang ke kota ini bertujuan mencari pekerjaan. Karena lahan pekerjan yang minim, akhirnya ia terdampar di salah satu tempat pijat di dekat Pantai Padang dengan gaji seadanya”.

PADANG–Pijat sekedar relaksasi atau seks? Kali ini tim investigasi Singgalang mengangkat lika-liku dunia pijat-memijat. Selain menawarkan pijat kebugaran, ternyata panti pijat juga menyediakan layanan seks sesaat.

Di Kota Padang, sudah sejak tiga tahun terakhir bermunculan tempat-tempat pijat di beberapa sudut kota. Banyak anggapan dari berbagai kalangan terkait urusan pijat memijat ini. Tidak hanya sekedar untuk membuat tubuh bugar. Namun, pijat tidak hanya membuat tubuh menjadi rileks dan terasa bugar, tetapi konon dapat pula melancarkan peredaran darah hingga menyembuhkan penyakit. Lanjutkan membaca ‘Menikmati Pijat Plus-plus’

Salam Wartawan di Padang

godok2.jpg

Bercinta di Atas Bukit

Padang–Tahukah Anda tempat yang asyik dan ‘aman’ untuk pacaran, memadu kasih, esek-esek, mesum, atau apalah namanya di Kota Padang? Lokasi dengan pemandangan yang indah ke laut lepas serta suasana yang sepi dan remang-remang, apalagi di sana juga disediakan bangku-bangku dengan pembatas (sekat) yang tinggi sehingga orang tidak bisa melihat keberadaan kita.

Mungkin bagi sebagian kawula muda, sudah tak asing lagi tempat yang satu ini. Tempat yang menjanjikan sejuta kenikmatan bagi mereka yang sedang dimabuk asmara atau mereka yang hanya mencari kesenangan sesaat. Bukit Lampu. Lanjutkan membaca ‘Bercinta di Atas Bukit’


Tangkelek

Juni 2007
S S R K J S M
    Jul »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Masukkan alamat email Anda

Bergabunglah dengan 300 pengikut lainnya

Bagian

Informasi

Bagi anda yang ingin mengirim tulisan atau berita, layangkan ke eriandi_ganteng@yahoo.com

Harian Singgalang

tweet saya

Kesalahan: Twitter tidak merespons. Tunggulah beberapa menit dan perbarui halaman.