Arsip untuk Mei, 2008

BBM Naik, Kapan Turun

Tidak terasa, sudah 10 tahun reformasi begulir di Indonesia. Reformasi yang ditandai tumbangnya kekuasaan Soeharto di tangan mahasiswa. Mei 2008, bulan bersejarah bagi perjuangan mahasiswa dan rakyat dalam mewujudkan cita-cita perubahan Indonesia menuju ke arah yang lebih baik.

Mei, dintadai jatuhnya korban dari mahasiswa akibat peluru tajam. Hingga saat ini, siapa otak dari pembunuhan¬† terhadpa mahasiswa Trisakti tidak pernah terungkap. Jadilah seperti lakon, penuh dengan misteri. Lanjutkan membaca ‘BBM Naik, Kapan Turun’

Iklan

Mira Buluri

Mira buluri, mulai merambah sampai ke kampung-kampung. Rambut yang dulunya hitam, sekarang sudah jadi pirang. Tidak ada lagi peribahasa, bak mayang terurai. Peribahasa ini dulu dipakaikan kepada gadis-gaids yang memiliki rambut panjang, ikal berwarna hitam.

Konon, gadis yang memiliki rambut seperti itu selalu dipuja laki-laki. Tidak terbayangkan cantiknya seorang gadis kalau sudah memiliki rambut hitam panjang. Kalau bahasa bulenya beautiful. Betul-betul full cantiknya.

Bahkan terkadang, ada yang bilang, mahkota seorang perempuan berada di rambut. Di iklan sampo jaman dulu kerap dipakai istilah seperti ini untuk menarik hati wanita untuk membelinya Lanjutkan membaca ‘Mira Buluri’

Rumah (yang) Sakit

Menyedihkan, di negara yang katanya hak asasi manusia (HAM) rakyatnya diakui bahkan tercatat di dalam pasal 34 di UUD 1945, masih ada saja yang belum menikmatinya. Di ayat 1 tertulis, fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara. Lalu pada ayat 2 negara mengembangkan sistim jaminan sosial bagi seluruh rakyat dan memberdayakan masyarakat yang lemah dan tidak mampu sesuai dengan martabat kemanusiaan. Ayat ke-3, negara bertanggungjawab atas penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan dan fasilitas pelayanan umum yang layak.

Jauh panggang dari api. Tengok saja perlakuan tenaga medis di rumah sakit plat merah. Pasien dianggap tidak ada artinya.

Melihat kasus yang terjadi di Solok, pasien miskin ditolak rumah sakt, ini bukan pertamakalinya terjadi. Hampir di sebagai besar rumah sakit plat merah, kalau pasien miskin dianggap tidak ada artinya. Lanjutkan membaca ‘Rumah (yang) Sakit’


Tangkelek

Mei 2008
S S R K J S M
« Apr   Jun »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Masukkan alamat email Anda

Bergabunglah dengan 300 pengikut lainnya

Bagian

Informasi

Bagi anda yang ingin mengirim tulisan atau berita, layangkan ke eriandi_ganteng@yahoo.com

Harian Singgalang