Archive Page 2

Masa Depan Indonesia

Penyisihan Piala Asia U-22 di Stadion Riau membuka mata kita terhadap generasi muda potensial masa depan sepakbola tanah air. Mereka membuktikan memiliki bakat di masa mendatang.

Ada beberapa nama pemain muda yang bagus. Sebut saja seperti Rasyid Irsad pemain PSM Makassar. Ada Andik Vermansayh, Hendra Bayaw, Kurniawan, Bima Ragil, Agung Supariyanto dan sederet nama lainnya. Lanjutkan membaca ‘Masa Depan Indonesia’

Polisi Popeye, Ajarkan Masyarakat Bercocok Tanam

PADANG – Dari sebuah video di youtube. Video berjudul Polisi Popeye menceritakan perjuangan seorang anggota kepolisian di Mentawai yang mengajarkan masyarakat di sana cara bertanam sayur untuk kebutuhan sehari-hari. Itu merupakan video yang pernah tayang di salah satu televisi nasional.

Video tersebut diupload melalui media youtube 11 Mei 2012 yang lalu oleh akun bernama ophan74.  Saat ini sudah 222 pengunjung yang melihat video tersebut. Respon mereka yang melihat sangat positif. Mereka menilai apa yang telah dilakukan polisi itu merupakan contoh baik bagi masyarakat. Lanjutkan membaca ‘Polisi Popeye, Ajarkan Masyarakat Bercocok Tanam’

Casillas el Mejor Portero

Sejak digulirkannya penghargaan pemain terbaik Eropa pada 1956, baru sekali seorang kiper yang menerima. Si penerima itu adalah Lev Yashin asal Uni Soviet. Waktu itu kiper legendaris itu menerimanya pada 1963 saat memperkuat Dinamo Kiev.

Setelahnya, tidak ada lagi kiper yang diganjar penghargaan individu terbaik tersebut. Rata-rata yang menerimanya bermain di posisi striker dan gelandang. Posisi bek memang ada juga tapi tidak terlalu banyak. Terakhir di posisi bek yang menerima penghargaan itu adalah Fabio Cannavaro. Lanjutkan membaca ‘Casillas el Mejor Portero’

Selamat Semen Padang

Pertandingan Indonesia Premier League (IPL) yang mempertemukan Semen Padang melawan Persiraja Banda Aceh di GOR H Agus Salim Minggu (24/6), berakhir manis buat kubu tuan rumah. Dengan skor 3-1 itu, menasbihkan si Kabau Sirah menjadi pemuncak IPL musim 2011/2012.

Bagi SP, mahkota juara tersebut merupakan buah kerja keras, kekompakan tim serta dukungan luar biasa finansial dari manajemen dalam mengarungi kompetisi. Pergantian jabatan pelatih dari Nilmaizar ke Suhatman Imam tidak mengurangi daya saing dan semangat tim dalam bertanding. Lanjutkan membaca ‘Selamat Semen Padang’

Sesuatu yang Baru

Piala EURO 2012 sudah dua pekan lebih bergulir. Berbagai drama tersaji dalam turnamen sepakbola ‘negeri-negeri para penjajah’ tersebut. Selain pertandingan menarik, juga ada sesuatu yang baru. Bagi pecinta sepakbola ini bagus. Sepakbola moderen terus  berkembang. Tidak hanya taktik, wasit dan hitung-hitungan lolos pun baru.

Spanyol sebagai juara bertahan menampilkan formasi yang tidak lazim dalam  sepakbola. Jamaknya dalam satu tim ada pemain yang mengisi pos-pos tertentu. Misalnya striker, gelandang bertahan, gelandang serang, sayap, bek kanan kiri, bek tengah dan kiper. Tapi bagi spanyol, patron seperti itu tidak berlaku.

Di partai pembuka saat  Tim Matador melawan Italia jelas terlihat. Vicente del Basque tidak memasang  seorang striker di depan. Padahal ada sederet nama kondang  yang  berkualitas menjebol gawang lawan. Seperti Fernando Torres, Fernando Llorente dan Alvredo Negredo. Vicente malah memasang Cesc Fabregas di depan. Lanjutkan membaca ‘Sesuatu yang Baru’

Posisi Alami Saat Berfoto

Bukan main senangnya Pak Janu dan nyonya saat berangkat dari rumah. Dengan bersiul-siul sepanjang jalan dan memutar lagu 80-an mengiringi perjalanan mereka. Maklumlah hari itu anaknya Janu Junior wisuda.
Sudah enam tahun kuliah, hari kelulusan pun tiba juga. Seperti biasa, para wisudawan mengikuti upacara rapat senat wisuda.
Dua jam berlalu, akhirnya uparaca pun selesai. Secara resmi Janu Junior memasang gelar sarjana di belakang namanya.
Acara foto-foto pun dimulai. Biasalah mengabadikan momen bersejarah.
“Coba kita berfoto dengan gaya yang alami,” katanya Nyonya Janu. Ia lalu menyuruh Janu Junior berdiri dekat bapaknya sambil memegang bahu.
“Kalau alami itu tidak seperti itu. letakkan saja tanganmu di saku belakang bapak,” kata Janu senior.

Dibadia Pun, Kami Tetap Bertahan

AGAM – “Dibadia-dibadia bagailah. Kami siap bertahan di siko (ditembak pun, kami siap bertahan di sini),” kata Sutan Maruhun, saat ditemui di ladang tebunya di Padang Kubuak, Kenagarian Matur Mudiak, Agam, Jumat (4/3).

Menjadi peladang bagi Sutan Maruhun merupakan pilihan hidup. Tidak ada lagi yang bisa dilakukan dalam menghidupi perekonomian rumah tangga selain berladang tebu.

Banyak usaha yang telah dijalani sebelum berladang. Pernah pula merantau, tapi tidak hasil. akhirnya pilihan pun jatuh untuk berladang tebu.

“Dulu ini semak belukar dan banyak pohon pinus, tidak terawat sama sekali,” katanya sambil menunjuk ladang tebu miliknya.

Sekitar tahun 2000, ia memulai merambah semak belukar di perbuki­tan untuk ditanami tebu. Jatuh bangun ia menggarap tanah terse­but. Dengan kegigihannya mengolah tanah menganggur itu, mulai tebu itu memberi hasil yang sedikit membantu. Lanjutkan membaca ‘Dibadia Pun, Kami Tetap Bertahan’


Tangkelek

Juni 2017
S S R K J S M
« Sep    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Masukkan alamat email Anda

Bergabunglah dengan 300 pengikut lainnya

Bagian

Informasi

Bagi anda yang ingin mengirim tulisan atau berita, layangkan ke eriandi_ganteng@yahoo.com

Harian Singgalang

tweet saya

Kesalahan: Twitter tidak merespons. Tunggulah beberapa menit dan perbarui halaman.