Setelah Kompetisi Usai

Kompetisi kembar di Indonesia yakni Indonesia Premier League (IPL) dan Indonesia Super League (ISL) telah usai. Masing-masing kompetisi melahirkan juara tangguh. Untuk IPL ada Semen Padang FC dan ISL Sriwijaya FC. Hebatnya, kedua tim itu berasal dari Sumatra.

Ini membuktikan kalau tim-tim Sumatra  juga memiliki klub tangguh di jagad persepakbolaan tanah air. Biasanya orang bicara Persib, Persebaya, PSM Makassar, Persija, Persipura, Arema Malang, di Sumatra juga ada klub tangguh  seperti Semen Padang FC, Sriwijaya FC dan PSMS Medan. Kompetisi telah usai. Tinggal lagi persiapan menghadapi kompetisi 2012/2013.

Masing-masing klub, pecinta sepakbola dan masyarakat pada um

umnya menanti-nanti keputusan dari joint comitte (JC) bentukan AFC. Mereka berharap ada keputusan pasti JC akan nasib sepakbola tanah air.

Kita semua tentu berharap, petinggi sepakbola tanah air untuk kembali rukun. Duduk bersama berbicara memajukan sepakbola. Bukan sebaliknya, membentuk kelompok kemudian menghancurkan sepakbola.

Sudah cukup rasanya waktu terbuang untuk membicarakan hal-hal tidak bermutu. Menghancurkan sepakbola. Di saat negara lain berusaha untuk maju, Indonesia malah sibuk mengurus siapa yang jadi ketua. Sibuk-sibuk mengurus jadi ketua, para pemain jadi teraniaya.

Satu lagi, JC diharapkan bisa menyatukan dua kompetisi yang ada. Musim depan tidak ada lagi ISL atau IPL. Cuma satu yakni Liga Indonesia. Liga yang dibangun bersama-sama dari titik nol. Tidak ada kubu-kubuan. Siapun pemain di klub tidak dihalang-halangi lagi membela tim nasional.

Semua satu tujuan, demi sepakbola tanh air. Malu kita saat Indonesia dipermalukan Brunei Darussalam. Lalu dibantai Bahrain 10-0. Mimpi buruk ini harus berakhir.

Kalau lah demikian sudah jelas Indonesia bisa berharap bangkit. Dari beberapa turnamen yang diikuti termasuk penyisihan Piala AFC 2012 nampak bibit –bibit muda telah lahir. Mereka cikal bakal yang perlu dipupuk untuk kemajuan sepakbola Indonesia di masa mendatang.

Kalaulah pemain tersebut dipadukan dengan sejumlah pemain muda lain yang tidak bisa memperkuat timnas, Indonesia bisa menjadi lawan tangguh bagi lawan-lawannya. Diyakni tidak hanya di level Asia Tenggara, di tingkat Asia pun mereka bisa berbicara banyak.

Sepakbola adalah kebanggan. Olahraga ini bisa menghentikan peperangan. Di Indonesia sepakbola adalah kecintaan. Lihat anak-anak bertelanjang kaki bermain bola di sudut-sudut gang memakai baju Irfan Bachdim, Ponaryo, Bambang Pamungkas, Christian Gonzalez dan lainnya.

Mereka terjatuh, lutut berdarah-darah, siku yang lecet. Namun mereka tetap saja riang gembira. Tidak ada tangisan apalagi air mata. Mereka kompak bermain karena itulah sepakbola.

Indonesia negeri yang luas. Ada 33 provinsi di dalamnya. Mustahil tidak ada anak-anak tangguh seperti Alessandro Nesta, piawai menangkap bola layaknya Iker Casillas. Jago menjebol gawang seperti Christiano Ronaldo. Atau lincah seperti Lionel Messi. Pasti ada. Hanya saja, kita masih saja ribut lupa akan bibit-bibit seperti itu.

Tidak ada bedanya antara kita dengan mereka. Sama-sama manusia, punya tangan dan kaki. Dibekali otak untuk berpikir.

Mimpi mereka sama dengan mimpi kita semua. Indonesia meraih prestasi yang membanggakan.  Setelah usai kompetisi, bersatulah. Ramadhan datang, semoga hati terbuka untuk saling memaafkan. (*)

0 Responses to “Setelah Kompetisi Usai”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Tangkelek

Maret 2013
S S R K J S M
« Jul   Sep »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Masukkan alamat email Anda

Bergabunglah dengan 299 pengikut lainnya

Bagian

Informasi

Bagi anda yang ingin mengirim tulisan atau berita, layangkan ke eriandi_ganteng@yahoo.com

Harian Singgalang

tweet saya


%d blogger menyukai ini: