Sesuatu yang Baru

Piala EURO 2012 sudah dua pekan lebih bergulir. Berbagai drama tersaji dalam turnamen sepakbola ‘negeri-negeri para penjajah’ tersebut. Selain pertandingan menarik, juga ada sesuatu yang baru. Bagi pecinta sepakbola ini bagus. Sepakbola moderen terus  berkembang. Tidak hanya taktik, wasit dan hitung-hitungan lolos pun baru.

Spanyol sebagai juara bertahan menampilkan formasi yang tidak lazim dalam  sepakbola. Jamaknya dalam satu tim ada pemain yang mengisi pos-pos tertentu. Misalnya striker, gelandang bertahan, gelandang serang, sayap, bek kanan kiri, bek tengah dan kiper. Tapi bagi spanyol, patron seperti itu tidak berlaku.

Di partai pembuka saat  Tim Matador melawan Italia jelas terlihat. Vicente del Basque tidak memasang  seorang striker di depan. Padahal ada sederet nama kondang  yang  berkualitas menjebol gawang lawan. Seperti Fernando Torres, Fernando Llorente dan Alvredo Negredo. Vicente malah memasang Cesc Fabregas di depan.

Semua orang tahu Fabregas punya naluri tinggi mencetak gol saat berkostum Arsenal dan Barcelona. Tapi posisinya bukan striker namun gelandang serang. Fabregas memang mencetak saat mengimbangi Italia 1-1 di laga pembuka.

Taktik ini dengan menumpuk enam gelandang untuk mengimbangi skema 3-5-2 nya Italia. Banyak yang mencibir taktik ini tidak bakal berhasil. Namun Del Bosque tetap bersikukuh pilihannya sudah tepat. Spanyol pun melaju ke perempat final sebagai juara grup. Nanti Spanyol akan menghadapi Prancis. Kita lihat saja apa taktik ini berhasil.

Lalu ada penggunaan lima wasit di setiap pertandingan. Biasanya di satu pertandingan ada empat wasit . Satu wasit tengah, dua wasit pnggir dan pengatur  pertandingan di pinggir lapangan. Di EURO 2012 ini, wasit bertambah menjadi dua. Mereka berada di garis di belakng masing-masing gawang. Tugasnya mengawasi permainan dari sudut dekat ke tiang gawang.

Besar harapan kedua wasit ini bisa memberikan masukan kepada wasit tengah  dalam mengambil keputusan.  Sudat pandang keduanya amat menentukan.

Hanya saja saat Inggris melawan Ukraina keberadaan wasti itu dipertanyakan. Tendangan striker Marko Devic di menit ke-62 menjadi kontroversial. Bola yang diterima Devic ditendang ke gawang Joe Hart. Sayang bola itu membentur tiang gawang. Walau demikian, bola itu memantul sedikit melewati garis gawang. Bola yang dihalau John Terry tidak disahkan wasit. Memang dari tayangan ulang, bola sudah melewati garis gawang. Mungkin wasitnya terpana begitu cepatnya kejadian berlalu. Sehingga kebingungan untuk mensahkan keputusan itu.

Bagi Inggris kejadian itu sama saat Piala Dunia 2010 lalu. Waktu itu tendangan Lampard melewati garis gawang Manuel Nuer. Sayang gol tidak disahkan wasit. Di EURO 2012 menguntungkan, di Piala Dunia merugikan.

Banyak yang mengecam keputusan wasit. Termasuk Presiden FIFA Sepp Blatter. Tidak salah kiranya tetap bersikeras bakal menerapkan teknologi sensor garis gawang untuk memastikan sah atau tidaknya sebuah gol.

Soal hitung-hitungan lolos pun sesuatu yang baru. Kendati memiliki poin sama antara Rusia dan Yunani. Namun dari hitung-hitungan panitia yang berhak lolos itu Yunani walau unggul selilih gol. Tapi ceraha head to head, Yunani yang lolos karena mengungguli Rusia. Jadi aturan selisih gol tidak berlaku. (*)

0 Responses to “Sesuatu yang Baru”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Tangkelek

Juli 2012
S S R K J S M
« Mar   Mar »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Masukkan alamat email Anda

Bergabunglah dengan 299 pengikut lainnya

Bagian

Informasi

Bagi anda yang ingin mengirim tulisan atau berita, layangkan ke eriandi_ganteng@yahoo.com

Harian Singgalang

tweet saya


%d blogger menyukai ini: