Sidang Jaksa Tahan Pengacara Digelar

Padang—Usai pmenolak permohonan praperadilan, Pengadilan Negeri Padang memulai sidang pertama dengan terdakwa pengacara Manatap Ambarita, S.H. Kamis (24/4). Jaksa penutut umum mendakwa Manatap Ambarita telah melanggar pasal 21 UU No 31 Tahun 1999 yang telah dirubah dan ditambah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

Dalam persidangan itu, terdakwa didampingi 50 pengacara yang terhimpun dalam Persatuan Advokat Indonesia (Peradi).

JPU Fachrizal, S.H., di persidangan mengatakan, perbuatan terdakwa telah sengaja mencegah dan mengagalkan secara tidak langsung proses penyidikan terhadap tersangka dalam perkara korupsi.

Awalnya saat Afner harus menjalani pemeriksaan di Kejati Sumbar, Kamis (3/4). Akan tetapi Afner tidak memenuhi panggilan jaksa. Manatap sebagai pengacara kemudian mendekati jaksa penyidik. Kepada jaksa, Manatap mengatakan, belum bisa mendatangkan kliennya karena harus mempelajari terlebih dahulu kasus kliennya.

Namun, jaksa tidak bisa menerima alasan itu. Setelah didesak akhirnya Manatap berjanji menghadirkan Afner paling lama dua jam. Namun setelah ditunggu-tunggu, klien dan pengacara itu tidak juga muncul. Bahkan, handphone keduanya dinon aktifkan.

Jaksa Penyidik lalu mendatangi Terdakwa ynag menginap di Pangeran Bech Hotel. Disana Manatap Ambarita menyatakan bawah Kliennya Afner Ambarita telah pulang ke rumahnya. Namun setelah dicari kerumahnya, isteri Afner mengatakan bahwa afner tidak ada di rumah. Akibat perbuatannya tersebut pemeriksaan terhadap Afner Ambarita menjadi tidak terlaksana. Tim Pembela terdakwa Mochammad Amin J.AR dalam eksespsinya menyatakan, surat dakwaan JPU cacat yuridis dan telah melampaui wewenangnya. Perkara tersebut tidak bisa diajukan ke pengadilan karena tugas profesi penegak hukum sebagaimana yang diatur dalam pasal 15 jo pasal 16 jo pasal 18 UU Nomor 18 tahun 2003 tentang Advokat jo pasal 170 KUHAP, dimana terdakwa tidak dapat dituntut baik secara pidana maupun perdata.

Selain itu, tim pembela menilai permintaan untuk memohon penundaan selama dua minggu, bukanlah perbuatan pidana. Karena selaku penasehat hukum, Manatap dapat bertindak untuk dan atas nama serta mewakili kliennya.

0 Responses to “Sidang Jaksa Tahan Pengacara Digelar”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Tangkelek

April 2008
S S R K J S M
« Mar   Mei »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Masukkan alamat email Anda

Bergabunglah dengan 299 pengikut lainnya

Bagian

Informasi

Bagi anda yang ingin mengirim tulisan atau berita, layangkan ke eriandi_ganteng@yahoo.com

Harian Singgalang

tweet saya


%d blogger menyukai ini: