Angkot Ikut Reli

“Situ ok, gue juga ok”, “Oelek Boeloe”, “Ngeselin” dan bermacam stiker terpampang di seluruh bagian mobil. Kalaulah ada tempat yan kosong di bodi mobil, disana pasti juga akan diisi stiker entah apa pula lagi tulisannya.

Bukan tanpa sengaja setiap angkot di Kota Padang memajang stiker di hampir setiap bagian mobil. Tujuannya satu, agar kelihatan nyentrik dan di anggap gaul.

Kalau sudah begitu, yang naik juga banyak. Harapannnya, aneka aksesoris yang menempel itu menjadi dayatarik bagi calon penumpang.

Memandang lalu lintas di Kota Padang, angkot berkeliaran seperti binatang liar. Sesuka mereka meliak-liuk di jalanan. Mau memepet pengendara lain, menerobos lampu merah, sudah bukan asing lagi bagi pengemudi angkot. Terkadang mereka seperti layaknya pembalap. Memacu kendaraannya kencang-kencang, begitu melihat ada orang berdiri di pinggir jalan, tiba-tiba berhenti mendadak. Langsung main tuduh kalau itu calon penumpang. Padahal orang yang berdiri di pingir jalan itu belum tentu penumpang. Mungkin saja, orang itu hendak menyeberang, menunggui warung (kalau PKL), mau kencing atau lainnya.

Di Padang jumlah angkot sudah mencapai ratusan, seperti tidak sebanding dengan pertumbuhan penumpan g. Jadilah jarak satu meter antara satu angkot dengan yang lainnya.

Keselamatan bagi mereka seperti nomor dua. Nyawa penumpang dan pengendara lainnya tidak dihiraukan. Alasan klasik, mengejar setoran. Kalaulah saya terlahir sebagai orang kaya, tentu saja akan saya buat sirkuit balap buat angkot-angkot ini. Bahkan kalau perlu, angkot – angkot ini dikirim ikut reli Paris-Dakkar.

5 Responses to “Angkot Ikut Reli”


  1. 1 khepri April 28, 2008 pukul 5:27 am

    Angkot bantuak inyo se nan bakureh menggunakan jalan. Padahal sado na lewat tu pai bakureh mah.

  2. 2 titov April 28, 2008 pukul 1:35 pm

    ini angkot seponsornya ngalah-ngalahin ananda mikola aja, sampek penuh full body cover githu😀

  3. 3 Baltxer Desember 8, 2008 pukul 2:45 pm

    “Kalaulah saya terlahir sebagai orang kaya, tentu saja akan saya buat sirkuit balap buat angkot-angkot ini. Bahkan kalau perlu, angkot – angkot ini dikirim ikut reli Paris-Dakkar.”

    setelah saya membaca bagian ini, saya ketawa wakakakakakak. kayaknya komentar itu sungguh mengena titik masalah itu dengan komedi😀

  4. 4 dicky April 7, 2010 pukul 2:13 pm

    ternyata ada juga angkot yang d modifikasi,gag kalah m mobil2 baguz,q sangat tertarik bgt,pha agy yang d modif angkoT,

  5. 5 erikmarangga Desember 18, 2010 pukul 1:11 am

    saya sempat shocked ketika pertama kali naik angkot d Padang. kebetulan juga saya sangat suka naik public transportation.

    saya sangat suka angkot di padang. kayakx di sinilah angkot terbaik se Indonesia. full music, interiorx keren, tempat dudukx nyaman. Musikx pun nggak tanggung2. pernah sekali naik angkot, saya disuguhi viodeox Justin Beiber di layar datar 18 inch.kali lain, saya request lady Gaga n diputarin lagu2x lady gaga sepanjang perjalanan. menurut saya mereka customer oriented bgt:

    I wonder, how much they invest on their angkot modification.

    oh ya, saya nulis tentang angkot di Padang di blog saya http://malangraya.wordpress.com.

    minta izin fotox saya pasang di tulisan saya itu uda..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Tangkelek

April 2008
S S R K J S M
« Mar   Mei »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Masukkan alamat email Anda

Bergabunglah dengan 299 pengikut lainnya

Bagian

Informasi

Bagi anda yang ingin mengirim tulisan atau berita, layangkan ke eriandi_ganteng@yahoo.com

Harian Singgalang

tweet saya


%d blogger menyukai ini: