Longsor di Gunung Rajo, Ibu dan Empat Anaknya Tewas

Padang—Akibat hujan deras, satu unit rumah di Kenagarian Gunung Rajo, Kabupaten Tanah Datar tertimbun longsor Bukit Asam Jawo setinggi 150 meter. Ibu dan empat anaknya tewas seketika karena tertimbun tanah dan material bukit. Kejadian ini terjadi pada Kamis (13/3) tadi malam.

Korban yang tewas itu antara lain Yarnawati, 29, Tika, 8, Sundri Hidayat, 5, Iwan, 3, dan Imel, 1. Sedangkan Putra Kasiak Basa sang suami selemat dari bencana, karena tidak ada di ruamh saat peristiwa itu terjadi.

Kelima ibu dan anak tersebut baru bisa dievakuasi sekitar pukul 00.00 WIB. Saat ditemukan, warga menemukan Yarnawati dan Imel tengah berpelukan. Sedangkan Tika, Sundri Hidayat dan Iwan berada di kamar terpisah.

Rencananya, hari ini ke-lima jenazah ibu dan anak tersebut dimakamkan di pandam perkuburan keluarga.

Menurut Adek, 33, salah seoerang kerabat korban, hujan deras terjadi sekjak pukul 18.00 WIB. Tiba-tiba saja sekitar pukul 20.00 WIB, Bukit Asam Jawo loongsor dan menimbun rumah Putra Kasiak Basa yang berada sekitar lima meter dari bukit.

“Waktu itu terdengar bunyi gemuruh seperti ada yang jatuh,” kata Adek.

Warga yang mendengar hal itu kemudian bergegas datang ke lokasi kejadian. Ternyata, bukit tersbeut longsor dan menimbun rumah Putra Kasiak Basa. Dari informasi warga, di dalam rumah Yarnawati dan empat anaknya tetimbun hidup-hidup.

Warga kemudian berusaha melakukan evakuasi. Dibantu alat berat milik Pemkab Tanah Datar, satu persatu korban ditemukan. Hingga akhirnya pada pukul 00.00 WIB, kelima jenazah korban longsor ditemukan.

Bupati Tanah Datar Shadiq Pasadigoe mengatakan, longsor juga terjadi di jorong yang lain. “Kami mendapat laporan, kalau longsor yang terjadi di Jorong Batulipai memutus jalan utama,” kat Shadiq.

I amenmabhakan, runtuhnya Bukti Asam Jawo karena kondisi tanahnya yang labil. Gempa yang terus-menerus menguncang membuat rengkahan di sekitar perbukitan. Akibatnya ketika hujan turun rengkahan itu membesar dan bisa berdapam terhadap longsornya tanah.

“Kami segera menurunkan tim untuk mengkaji kondisi tanah di san. Kalau perlu warga di sini kita ungsikan,” kata Shadiq.

Gunung Rajo meruapakan salah satu kenagarian di Kabuapetn Tanah Datar yang parah terkena gempa berkekuatan 6,2 SR yang terjadi pada Maret 2007 lalu. Tanah longsor tersebut merupakan rangkaian dampak pasca gempa yang terjadi. Di sana banyak perbukitan yang rengkah (retak-retak) akibat gempa.

Bupati Tanah Datar Shadiq Pasadigoe sudah berkali-kali mengingatkan kepada warga di dekat perbukitan untuk berhati-hati jika hujan lebat turun. Karena sewaktu-waktu, bukit yang ada di sana bisa longsor.

 

0 Responses to “Longsor di Gunung Rajo, Ibu dan Empat Anaknya Tewas”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Tangkelek

Maret 2008
S S R K J S M
« Feb   Apr »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Masukkan alamat email Anda

Bergabunglah dengan 299 pengikut lainnya

Bagian

Informasi

Bagi anda yang ingin mengirim tulisan atau berita, layangkan ke eriandi_ganteng@yahoo.com

Harian Singgalang

tweet saya


%d blogger menyukai ini: