Komisaris Bank Nagari Minta Laptop

Padang–Anggota Komisi II Bidang Perekonomian DPRD Sumbar, Murdani men­yoroti Dewan Komisaris Bank Pembangunan Daerah (Bank Nagari) Sumbar untuk memiliki laptop dari bank tersebut. Menanggapi hal itu, Ketua Komisaris, Yohanes Dahlan menyatakan, pihaknya tidak punya niat minta dibelikan laptop untuk kepentingan pribadi.

Yohanes menyatakan, pengadaan tiga unit laptop dari Bank Nagari bukan untuk komisaris, melainkan untuk tiga komite yang membantu tugas-tugas komisaris. Komite yang membantu Dewan Komisaris yang dimaksud Yohanes, yakni Komite Audit, Pemantau Risiko, Komite Nominasi & Remunirasi.

Murdani kepada Singgalang di Padang, Sabtu (15/3) menegaskan, Bank Nagari tidak perlu menuruti keinginan para komisaris untuk memiliki laptop seharga Rp25juta. Komisaris itu, lanjutnya, dapat menggunakan komputer yang ada di sekretariat dewan komisaris.

“Tidak mungkin komputer tidak ada di sana. Jadi manfaatkan  saja komputer yang ada,” katanya.

Menurut Murdani, sumbangan pemikiranlah yang harus diberikan komisaris demi kemajuan bank kebanggaan urang awak ini, bukan minta laptop segala.” Lagi pula yang bekerja bukan komisaris, melainkan direksi dan jajarannya. Komisaris-kan tugasnya melaku­kan pengawasan,” kata Murdani.

 

Membantah

Yohanes Dahlan yang dihubungi Singgalang tadi malam membantah pengadaan laptop itu.”Laptop bukan diperuntukan atau dimiliki masing-masing ketua komite atau komisaris, tapi statusnya dipin­jamkan oleh Bank Nagari. Harga laptop itu per unitnya sekitar Rp4 juta,” terangnya.

Yohanes juga mengatakan, pengadaan laptop tersebut hanya untuk menunjang mobilitas kerja.”Mereka (komite-komite) kan orang independen, bukan orang yang berkantor. Sesekali datangnya. Jadi boleh saja, pekerjaan dilakukan secara mobile didukung laptop.

Alat ini digunakan secara bergantian oleh komite-komite. Masing-masing komite berjumlah empat orang. Jadi tidak benar laptop itu dimiliki atau dipegang oleh komisaris, melainkan untuk memperlan­car kinerja komite yang membantu tugas dan fungsi komisaris,” tegasnya.

 

 

3 Responses to “Komisaris Bank Nagari Minta Laptop”


  1. 1 avartara April 17, 2008 pukul 8:38 am

    hahaha,..ada2 saja,..yups setuju ama pak mur,…diruangan komisariskan udah ada komp nya,..kan bisa dipake,..pemesanan 3 unit laptop dg harga 25 Juta? wah pasti laptop mantaps tuh,…harga rata2 laptop yg lumayan aja sekitar 6 jutaan,…

  2. 2 rifal dirwanto Oktober 21, 2008 pukul 7:49 am

    ha ha ha pak yohanes kayak anak ABG aja mo minta laptop.tapi gak apa-apa juga sih kalo mntak di beli`in laptop untuk kpentingan kinerja.menurut saya kalo di kantor masih ada komp. yang masih sangat layak untuk menyelesaekan pekerjaan,kyaknya gak begitu perlu deh beli-beli laptop segala.kan mahal……

  3. 3 R.chania November 23, 2009 pukul 3:54 pm

    Ngapain harus minta sih pak..beli aja ndiri.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Tangkelek

Maret 2008
S S R K J S M
« Feb   Apr »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Masukkan alamat email Anda

Bergabunglah dengan 299 pengikut lainnya

Bagian

Informasi

Bagi anda yang ingin mengirim tulisan atau berita, layangkan ke eriandi_ganteng@yahoo.com

Harian Singgalang

tweet saya


%d blogger menyukai ini: