Wajah Kota Padang Buram Namun Berprestasi

 padat.jpg

Kemacetan di Pasar Raya Padang

PADANG—Di tahun 2007, Kota Padang genap berusia 338 tahun. Usia yang cukup tua bagi ibukota Sumatra Barat ini. Sebagai pusat pemerintahan, Kota Padang tidak lepas dari hiruk-pikuk aktifitas masyarakat seperti di ibukota provinsi lain. Kesembrawutan jalan raya, penertiban pedagang kaki lima dan ketakutan masyarakat akan bahaya bencana menjadi rutinitas kegiatan di kota ini.

Jalan raya di Kota Padang terutama di jalan M Yamin sejak dulu sudah menjadi salah satu titik rawan macet. Apalagi sejak terminal Goan Hoat ‘disulap’ menjadi pusat perbelanjaan. Kota Padang adalah satu-satunya kota yang tidak mempunyai terminal angkot.

Belum lagi penertiban PKL di sepanjang jalan raya. Hampir di setiap  ruas jalan didapati PKL. Mereka ibarat jamur. Cepat tumbuhnya namun susah untuk ditertibkan. Berkali-kali terjadi bentrok antara petugas Satpol PP dengan para PKl ini. Bahkan Kepala Satpol PP Kota Padang Dedi Henidal sempat terkena lemparan air ‘lado’ oleh PKL.

Biaya jutaan rupiah yang dipergunakan sopir angkutan kota untuk mempercantik kendaraan mereka, jadi mubazir akibat kebijakan Pemerintah Kota Padang. Setelah razia yang digelar oleh Dinas Perhubungan Kota Padang beserta pihak terkait lainnya pada beber­apa waktu lalu, investasi para sopir tersebut terpaksa dimuseum­kan.

Beberapa sopir angkot yang ditemui Singgalang, membenarkan kalau aneka asesoris yang tidak sesuai dengan kebija­kan Pemko Padang, telah mereka buka dan perbaiki kembali.

Selain sibuk dengan mengurus keruwetan lalulintas, Pemerintah Kota Padang juga sibuk melakukan pembangunan. Bahkan rencana pembangunan itu tergolong ke dalam mega proyek.

Sebut saja rencana pembangunan Padang Bay City (PBC), terowongan dari Jalan menuju Bungus sepanjang enam kilometer, jalur evakuasi dan  pelebaran sejumlah ruas di jalan Kota Padang. Hanya saja pembangunan tersebut terutama PBC mendapat reaksi keras dari sejumlah elemen masyarakat.

Selain mempercantik kota, juga dianggap salah satu cara untuk menahan gelombang tsunami. Pantai Padang direklamasi dan dibangunnya sejumlah fasilitas. PBC dianggap hanya impian dari Pemko. Sebab, sulit dicari pengusaha yang mau menanamkan investasinya untuk membangun PBC. Membangun sejumlah bangunan di sepanjang pantai Padang itu bagus. Tapi alangkah baiknya, di tahun 2008 nanti, Pemko Padang lebih fokus juga untuk membangun kawasan Padang pinggir kota (Papiko). Di Kecamatan Koto Tangah, Balai Baru, Bungus, dan Nanggalo serta sejumlah tempat lainnya perlu mendapat perhatian serius dari Pemko Padang. Karena selama ini, Pemko Padang dinilai lebih cenderung membangun di tempat yang sudah terlalu padat. Contohnya pembangunan Plasa Andalas, dan Sentra Pasar Raya.

Memang sudah ada rencana Pemko Padang untuk memaksimalkan Terminal Regional Bingkuang di Jalan By Pass dengan nama proyek seribu rumah toko (ruko). Dengan pembangunan tersebut diharapkan, bisa memacu roda perekonomian masyarakat yang ada di Papiko tersebut.

Di sisi lain, ada beberapa terobosan mutakhir yang dilakukan Pemko Padang di sepanjang tahun 2007. Seperti di dunia pendidikan, Pemko Padang  memperkenalkan sistem kelulusan Ujian Nasional melalui on-line. Masyarakat bisa mendaftarkan anaknya ke sekolah yang sesuai rayon juga melalui on-line. Bahkan dengan sistem itu, kelulusan para siswa terjamin, tanpa adanya ketebelece atau tolong-menolong. Begitupun di bidang rohani, Pemko Padang juga menggalakan gerakan Asmaul Husna. Tujuannya agar masyarkat Kota Padang selau mengingat Allah  agar terhindar dari bencana.

Apalagi pada setiap tahun, Pemko selalu mencanangkan program-program yang bertujuan menciptakan Kota Padang yang hidup dengan nilai-nilai keagamaan. Seperti pada tahun 2004 lalu, Pemko sukses mencanangkan program pemberantasan judi/togel di masyarakatnya.

Lalu, pada tahun berikutnya, Pemko mewajibkan seluruh siswa sekolah berpakaian busana muslim. Sedangkan pada tahun 2006 dan 2007, giliran program zakat dan Asmaul Husna yang menjadi fokus pemerintah. Untuk tahun 2008, Pemko menargetkan pelaksanaan subuh mubarakah bagi warganya.

Sederet prestasi

Selain sibuk mengurusi keruwetan kota, Pemko Padang yang dipimpin Walikota Padang Fauzi Bahar dan Wakil Walikota Yusman Kasim juga memiliki sederet prestasi di sepanjang tahun 2007.

Ia merupakan salah satu dari lima kepala daerah di Sumbar menerima penghargaan nasional bidang kesehatan tahun 2007 dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-43.

Walikota Padang Panjang Syuir Syam, Walikota Payakumbuh Yoserizal Zain, Bupati Pesisir Selatan Nasrul Abit dan Bupati Agam Aristo Munandar. Penghargaan pemerintah pusat itu diserahkan langsung Menkes Siti Fadilah Supari kepada masing-masing kepala daerah pada malam resepsi HKN ke-43, di gedung Depkes, kawasan Kuningan Jakarta.

Walikota Padang menerima Penghargaan Kota Sehat 2007 untuk kategori tertinggi kota besar, yaitu Swasti Shaba Wistara (taraf pengembangan). Sedangkan penghargaan yang sama sebelumnya hanya kategori ketiga atau Swasti Shaba Padapa (taraf pemantapan). Penerimaan penghargaan bagi Kota Padang itu juga dihadiri dua pembina Forum Kota Sehat Padang Benny Aziz dan Dahnil Aswad serta Ketua Forum Kota Sehat Padang Rukayah Anwar.

Lalu Walikota Padang Fauzi Bahar, juga meraih penghargaan Adi Manggalia Krida, penghargaan tertinggi di bidang keolahragaan di Tanah Air. Penghargaan diserahkan Menko Kesra Menkokesra Aburizal Bakri di lapangan Tenis Indoor Senayan Jakarta, dalam rangkaaian perin­gatan Hari Olahraga Nasional (Haoornas) 2007.

Sebuah kenyataan lagi dari upaya keras warga kota bersama Pemko Padang’ Pemerintah Pusat masih mempercayakan  Kota Padang sebagai prestasi bergengsi. Penghargaan Piala Adipura tahun 2007 untuk kota tercinta, sebagai bukti  prestsai Kota Padang di bidang kebersihan tahun ini jeuh lebih baik, dimana saat bersamaan dalam rangka hari lingkungan hidup, Kota Padang  sekaligus mendapat tiga penghargaan.

Penghargaan tersebut yaitu Piala Adipura sebagai lambang supremasi bidang kebersihan lingkungan, penghargaan Status Lingkungan Hidup Daerah (SLHD) dan Piala Adiwiyarta yakni penghargaan untuk sekolah terbersih dan bernuansa lingkungan hidup terbaik tingkat nasional, dalam hal ini diraih SMP 24 Padang.

Bahkan, yang lebih menggakan masyarakat Kota Padang tahun ini, penghargaan diraih dimana sebelumnya muncul berbagai anggapan bahwasanya Kota Padang dikhawatirkan gagal mempertahankan Piala Adipura yang diraih sejak tahun 1984 itu. Namun, hasilnya membanggakan dimana berhasil menerima tiga penghargaan sekaligus.

Kemudian Pemko Padang juga mengukir prestasi dipentas nasional. Pemerintah Pusat masih mempercayakan Kota Padang meraih penghargaan BMG Awards kepada Wali Kota Padang Drs. H. Fauzi Bahar, Msi. Penyerahan penghargaan ini merupakan rangkaian acara HUT BMG ke-57.

Dan terakhir Kota Padang  juga mendapat gelar sebagai Kota Sehat 2007 pada 13 November lalu, Kota Padang kembali dianugrahi penghargaan dari Presiden RI. Kali ini, penghargaan yang diberi­kan adalah Penghargaan Pekerjaan Umum 2007.

Ada agenda penting yang bakal dilaksankan Pemko Padang pada tahun 2008 nanti yakni pemelihan kepala daerah. Diharapkan, masyarakat Kota Padang berpartisipasi dalm pesta demokrasi nanti.  

4 Responses to “Wajah Kota Padang Buram Namun Berprestasi”


  1. 1 Catra? Februari 13, 2009 pukul 4:41 am

    Semoga padang tetap jaya

  2. 3 wuzara April 7, 2010 pukul 5:12 am

    Salam dari Malaysia,

    Bencana yang terjadi di Padang menimbulkan keinginan saya ke sana. Ia membawa saya terjumpa blog saudara ini. Dari Kuala Lumpur ke Padang menaiki Air Asia cuma RM74 sahaja (Rp 280 000). InsyaAllah tak lama lagi saya akan sammpai di Padang.

  3. 4 Taryo Yohanes Oktober 17, 2011 pukul 10:30 am

    kota padang oke banget wisatanya bisa jln jln ke jembatan sitinurbaya


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Tangkelek

Desember 2007
S S R K J S M
« Nov   Jan »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Masukkan alamat email Anda

Bergabunglah dengan 299 pengikut lainnya

Bagian

Informasi

Bagi anda yang ingin mengirim tulisan atau berita, layangkan ke eriandi_ganteng@yahoo.com

Harian Singgalang

tweet saya


%d blogger menyukai ini: