Tercecer di Bali

Pulau Bali memang membuat takjub. Bukan hanya pemandangan alamnya saja yang mempesona, tapi juga pengelolaannya. Telkomsel sendiri memilih Bali karena pulau tersebut dianggap pas untuk bisa membuat wartawan lebih refresh menghadapi pekerjaan usai mengikuti 
kegiatan tersebut.
Sebenarnya, Sumbar itu tidak kalah dengan Bali. Hanya saja, pemerintah dan masyarakat di sana lebih bertanggungjawab dalam mengelola tempat wisatanya.
Seperti yang dikatakan I Wayan Arda salah seorang pekerja wisata arung jeram. Masyarakat di Bali sadar akan pentingnya pariwisata. Sebab, pariwisata menjadi andalan Bali untuk menunjang perekonomian.
“Kami sadar, kalau wisata hancur masyarakat di sini tidak bisa hidup,” kata Wayan.
I Wayan menjelaskan, sewaktu terjadi tragedi bom bali, dunia pariwisata di Bali hancur lebur. Para pemilik biro perjalanan kelabakan karena tidak mendapatkan tamu. Berbagai cara diupayakan dengan menggalang promosi untuk mengembalikan dunia pariwisata 
seperti semula. “Sekarang, pariwisata di Bali berangsur-angsur mulai pulih. 
Jadwal kami melayani tamu untuk mengikuti kegiatan arung jeram sudah penuh,” ujarnya menambahkan.

0 Responses to “Tercecer di Bali”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Tangkelek

Desember 2007
S S R K J S M
« Nov   Jan »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Masukkan alamat email Anda

Bergabunglah dengan 299 pengikut lainnya

Bagian

Informasi

Bagi anda yang ingin mengirim tulisan atau berita, layangkan ke eriandi_ganteng@yahoo.com

Harian Singgalang

tweet saya


%d blogger menyukai ini: