Kejati Sumbar Dapat Bangkai Ayam

Padang–Data dari Lembaga Bantuan Hukum Padang, sepanjang tahun 2006 sebanyak 51 kasus korupsi terjadi di Sumatra Barat yang mengakibatkan kerugian negara sekitar Rp71 miliar. Kasus tersebut melibatkan pejabat dan orang penting di Sumbar.
“Kami mendesak kejaksaan segera mengungkap kasus tersebut,” kata Koordinator Lapangan Donal Faris saat memimpin aksi orasi Aliansi Anti Korupsi Sumbar di depan halaman Kejati Sumbar, Kamis (22/11).
Selain itu, ia menilai kejaksaan berlaku pengecut, karena tidak berani melakukan eksekusi terhadap 33 mantan anggota DPRD Sumbar periode 1999-2004 yang telah ditolak eksekusinya.
“Untuk itu kami pantas memberikan bangkai ayam betina ini kepada kejaksaan,” tuturnya. Bangkai ayam itu sebagai bentuk apresiasi ketidak beranian Kejati Sumbar mengeksekusi.
Pemberian bangkai ayam betina itu dilakukan usai berorasi dan menggelar teatrikal di halaman Kejati Sumbar di Jalan Raden Saleh.
Sempat terjadi dialog antara mahasiswa dengan Asisten Pembinaan Kejati Sumbar Ajimbar, S.H. Mereka bersikeras menuntut kejaksaan segera mengeksekusi 33 mantan anggota DPRD Sumbar yang kasasinya ditolak Mahkamah Agung.
“Sudah tidak ada lagi alasan oleh kejaksaan untuk tidak mengekse­kusi para koruptor tersebut,” kata David Riadi, juru bicara para demonstran.
Ia menyatakan, bangkai ayam betina itu merupakan simbol ketidak­mampuan kejaksaan menuntaskan kasus korupsi yang masih terkatung-katung. ”Bisa dikatakan, kejaksaan lemah,” ungkapnya.
Alasan menunggu hasil peninjauan kembali itu hanya akal-akalan saja. Dalam KUHAP sudah jelas bahwa PK tidak menghalangi pelaksa­naan eksekusi.
Ia berjanji mendatangkan massa lebih banyak jika permintaan pelaksanaan eksekusi tidak dikabulkan kejaksaan.
Asisten Pembinaan Kejaksaan Tinggi Sumbar Ajimbar, S.H., menyata­kan, pihaknya menyambut positif aksi yang dilakukan para mahasis­wa itu. Sebab, mereka sudah mulai kritis terhadap penegakkan hukum.
“Kami menilai ini sudah bagus. Hanya saja, mereka belum memahami proses penanganan suatu kasus. Mereka hanya mengetahui hukum di kulit luarnya saja,” kata Ajimbar.
Ia berharap kritik yang telah disampaikan para mahasiswa itu, bisa memacu kinerja kejaksaan untuk lebih baik di masa yang akan datang.

0 Responses to “Kejati Sumbar Dapat Bangkai Ayam”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Tangkelek

November 2007
S S R K J S M
« Okt   Des »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Masukkan alamat email Anda

Bergabunglah dengan 299 pengikut lainnya

Bagian

Informasi

Bagi anda yang ingin mengirim tulisan atau berita, layangkan ke eriandi_ganteng@yahoo.com

Harian Singgalang

tweet saya


%d blogger menyukai ini: