Investasi di Sumbar Bergairah

Padang–Pabrik Morin Paper asal negara Korea berencana menjadikan Sumbar sebagai lokasi proyek awal penanaman pohon untuk hutan tanaman industri (HTI). Tahap awal, tanaman yang ditanam mencapai 70 ribu hektare.

Gubernur Sumbar H. Gamawan Fauzi kepada wartawan, Rabu (18/7) mengatakan, ada dua lokasi HTI yang ditunjuk. Keduanya antara lain di luar kawasan Hutan Taman Nasional Siberut dan di selatan Kabupaten Mentawai.

“Penanaman akan dilaksanakan secara bertahap,” kata Gamawan. Investasi yang ditanamkan di Indonesia mencapai Rp300 triliun.

Kerjamasa ini merupakan untuk mengantisipasi kebutuhan masyarakat dunia akan kertas. Morin paper merupakan pabrik kertas terbesar di dunia. Pabrik tersebut mengandalkan kebutuhan bahan baku kertas dari dalam negeri sekitar 15 persen. Sedangkan sisanya didatangkan dari Indonesia, Afrika dan Amerika Latin.

“Mereka masih menunggu izin menteri kehutanan.Kalau sudah keluar, mereka segera melakukan penanaman,” kata Gamawan.

Selain itu, investor tersebut juga akan menyediakan software forest plan. Fungsinya, untuk mengetahui potensi hutan yang ada di Indonesia. Seperti jumlah kayu, waktu penanaman dan penebangan kayu.

“Dengan adanya alat itu kita tahu mana kayu yang bisa ditebang dan tidak,” katanya lagi.

Melihat begitu antusiasnya investor tersebut menanamkan modalnya di Sumbar, tidak tertutup kemungkinan, di daerah ini juga didirikan pabrik kertas.

Bergairah

Masuknya Morin Paper ke Sumbar, merupakan salah satu indikasi bergairahnya iklim investasi. Sampai semester pertama 2007 ini, tercatat minat investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) telah mencapai tujuh surat persetujuan (SP). Sedangkan Penanaman Modal Asing (PMA) tercatat sampai 12 SP.

Kepala Badan Koordinasi Promosi dan Penanaman Modal Daerah Irvan Khairul Ananda kepada wartawan mengatakan, untuk PMDN diperkirakan nilai investasi mencapai Rp2,56 triliun.Tenaga kerja yang diserap sebanyak6.964 orang.

“Sektor yang dilirik PMDN antara lain kelapa sawit, dan industri minyak kasar yang bersumber dari nabati dan hewani,” tuturnya.

Sedangkan untuk PMA, nilai investasi mencapai angka 43,33 juta US Dolar dengan penyerapan tenaga kerja sekitar 2.971 orang. Sektor usaha yangdilirik yakni perdagangan dan wisata. Investornya berasal dari Prancis, Inggris, Belanda, Australia, Hongkong, Amerika dan Thailand.

0 Responses to “Investasi di Sumbar Bergairah”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Tangkelek

Juli 2007
S S R K J S M
« Jun   Agu »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Masukkan alamat email Anda

Bergabunglah dengan 299 pengikut lainnya

Bagian

Informasi

Bagi anda yang ingin mengirim tulisan atau berita, layangkan ke eriandi_ganteng@yahoo.com

Harian Singgalang

tweet saya


%d blogger menyukai ini: