Bukittinggi Diguncang Gempa

Bukittinggi,Singgalang–Gempa bumi mengguncang Bukittinggi dan sekitarnya, pukul 05.33 WIB, Selasa. Ribuan masyarakat panik dan berhamburan ke luar rumah. Gempa susulan terus terjadi hingga sore. Belasan rumah Banuhampu dilaporkan rusak. Gempa pagi itu terjadi akibat pergeseran patahan segmen semangko dan sekaligus, merupakan lanjutan gempa yang terjadi pada 6 Maret silam. Pusat gempa (episentrum) berada pada kedalaman 20 Km dari permukaan laut (dpl), di daerah Kubang Putih Kecamatan Banuhampu kabupaten Agam. Tepatnya berada sisi barat Gunung Marapi.

Meski hanya dengan kekuatan 3,5 pada Skala Richter (SR), disaat sebagian umat Islam tengah melaksanakan Salat Subuh, namun seper­ti dijelaskan petugas Badan Meteorologi dan Geofisika ( BMG ) Wilayah VI Padang Panjang, Heru Nurman, Ah. Mg., karena berpusat pada kedalaman 20 KM, getarannya dirasakan cukup kuat. Gempa juga dirasakan di Payakumbuh Padang Pajang dan Tanah Datar seki­tarnya.

Akibat guncangan gempa yang cukup kuat paling tidak terjadi 4 kali getaran, disusul sedikitnya sampai 12 kali guncangan yang lebih lunak sebagaimana tercatat pada alat BMG Padang Panjang. Selain pukul 05.30 WIB gempa susulan kembali terjadi sekitar pukul 08.00 Wib, dengan kekuatan 3 SR dan pukul 16.45 wib dengan kekuatan 3,5 SR. Pada saat terjadinya gempa pukul 08.00 WIB itu, selain masyarakat yang berada di rumah berhamburan keluar, murid yang mengikuti ujian di Bukittinggi sebagianya juga ada yang panik dan berham­buran keluar gedung.

Bahkan informasi yang diperoleh Singgalang murid SD 02 Perconto­han yang lokasinya tidak jauh dari bibir Ngarai Sianok sempat melaksanakan ujian beberapa menit di luar gedung. Setelah dia­nngap aman barulah siswa itu kembali masuk ke lokal untuk melan­jutkan ujian. Kondisi yang sama juga terjadi pada pukul 16.45 WIB, saat gempa dengan kekuatan 3.5 SR kembali terjadi, kembali berhamburan keluar rumah. Bahkan salah seorang repoter Singgalang sempat cidera ketika berusaha menghidari kemungkinan runtuhnya bangunan kantor perwakilan Singgalang yang berlantai II itu.

Kepala BMG Padang Panjang Sumarso yang dihubungi, Singgalang, menghimbau, warga yang ingin memperoleh informasi akurat soal gempa, bisa menghubungi langsung ke lembaga yang dipimpinnya ke nomor telepon 0752-82236.

Pasien lari
Sementara di sejumlah rumah sakit, seperti RS.Ahmad Muchtar (RSAM), Bukittinggi perawat yang sedang dinas malam serta pasien yang tengah dirawat, juga ikut lari dari ruangan perawatan. “Kami masih trauma dengan gempa yang terjadi awal Maret lalu,” ujar sejumlah perawat RSAM yang ditemui Selasa (12/6) siang kemarin. Begitu juga karyawan dan penghuni hotel, juga berlarian ke luar, untuk menghindari kemungkinan terburuk. Para karyawan hotel itu sendiri mengaku masih merasakan trauma yang mereka alami tiga bulan lalu.

Tenangkan warga
Gempa yang masih mengguncang warga Bukitttinggi dan Agam, juga tidak luput dari perhatian Bupati Agam dan Wakil Walikota Bukit­tinggi. Kedua pimpinan daerah tersebut melalui RRI Cabang Muda Bukittinggi menghimbau warga agar tetap tenang dan waspada.”Yang penting, setiap ada gempa jangan cepat panik,” saran Bupati Aristo Munandar. Pada kesempatan itu Aristo ikut menghibur warga, terutama yang rumahnya mengalami kerusakan pada gempa Maret lalu. Menurut Bupati, masyarakat korban gempa lalu itu segera akan menerima bantuan dari pemerintah pusat. Bantuan tersebut dalam waktu dekat sudah bisa dicairkan.

Wakil Walikota Bukittinggi Ismet Amzis,SH., yang bersamaan dengan Bupati Agam melalaui RRI Bukittinggi, dalam siaran interaktif langsung, atas pertanyaan masyarakat bagaimana pelaksanaan ujian semester yang sedang dilaksanakan saat ini, agar ditunda, menyar­ankan agar tetap dilaksanakan. Hanya saja Ismet menghimbau, agar para guru dan pihak sekolah lainnya, untuk selalu waspada dan menjaga muridnya. Kepala Dinas Pendidikan Bukittinggi DR.Yalvema Miaz, MA., yang ikut menerima saran walimurid untuk menunda pelaksanaan ujian, karena khawatir menganggu konsentrasi murid yang masih merasakan trauma, dapat dipertimbangkan apabila gempa susulan yang cukup kuat masih terjadi. “Yang penting tolong beri semangat pada anak masing-masing. Kita akan lihat perkembangan”, katanya.

Di lingkungan Pemerintah Kota, aktivitas pekerjaan berlangsung normal. Hal ini disebabkan getaran gempa yang cukup kuat, hanya terjadi pada subuh. Meski demikian di hampir semua kantor, pembi­caraan pegawai tidak lepas dari gempa yang terjadi. Di pasar-pasar dalam kota Bukittinggi, kegiatan usaha para peda­gang tidak terganggu. Aktivitas jual-beli berjalan normal seperti biasa. Sampai berita ini dikirim tidak terdapat korban jiwa. Namun sebanyak 18 unit rumah di Banuhampu, Agam rusak ringan. Rin­ciannya, di Mato Jariang lima unit, Kubu Katapiang enam dan di Lurah tujuh 7 unit rumah.

0 Responses to “Bukittinggi Diguncang Gempa”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Tangkelek

Juni 2007
S S R K J S M
    Jul »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Masukkan alamat email Anda

Bergabunglah dengan 299 pengikut lainnya

Bagian

Informasi

Bagi anda yang ingin mengirim tulisan atau berita, layangkan ke eriandi_ganteng@yahoo.com

Harian Singgalang

tweet saya


%d blogger menyukai ini: