Lelaki tua itu berjalan menyuri jalan beraspal bersama kuda beban miliknya. Langkahnya pelan, sejalan dengan derap langkah kaki kuda yang dibimbingnya. Di punggung kudanya, bergantung beban dua karung kulit manis. Hasil ladang itu hendak dijual kepada seorang tauke yang ada di Balai Akad. Kebetulan hari itu Minggu (8/3) sedang ramai. Masyarakat di Pasar Akad, Kecamatan Tanjung Raya tengah hari balai. Banyak berjual beli di sana. Dan daerah ini yang tengah dituju lelaki tua tersebut untuk menjual kulit manis. Rajo Sampono, 75, warga Data, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, nama lelaki itu. Ia masih setia dengan kuda beban. Katanya, sudah 30 tahun kuda itu menemaninya. Lanjutkan membaca ‘Generasi Terakhir Kudo Baban Rajo Sampono’



Komentar Terakhir