PADANG–Berwisata ke Jawa Barat tertuma ke Lembang, tidak cukup dengan hanya sekedar melihat-lihat pemadangan. Namun, masih ada aktifitas lain yang sangat mengasyikkan. Salah satunya menikmati agrowisata kebun stroberi.
Di perkebunan stroberi, wisatawan diperbolehkan memetik langsung buah asal negeri Paman Sam dalam jumlah yang sudah ditentukan pengelola. Selain memetik Anda juga bisa mencicipi langsung buah stroberi.
Perkebunan stroberi terdapat di Desa Cihideung, Kayu Ambon, jalan menuju Maribaya hingga jalan menuju Gunung Tangkuban Perahu. Konsep wisata seperti ini dinamakan strawberry walk. Wisatawan bisa berjalan melihat langsung kebuns troberi dan memetik sendiri.
Untuk memetik sendiri, Anda dikenakan biaya sebesar Rp60 ribu setia satu kilogram stroberi yang dipetik. Jika membeli sudah dalam bentuk kemasan, sekitar Rp50 ribu. Memang sedikit lebih murah. Akan tetapi, memetik langsung memberikan kepuasan tersendiri bagi Anda.
Asep salah seorang pengelola di kebun stroberi di Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong mengatakan, stroberi sudah dibudidayakan sejak 1997. Dulu hanya sekedar mencoba-coba, namun, melihat potensi yang dijanjikan, maka dikembangkan konsep wisata strowberry walk.
Bibit yang bagus, berasal dari California, Amerika Serikat. Buahnya merah hati, agak keras, lebih besar dan mempunyai rasa yang agak manis. 
Tanaman stroberi sudah bisa menghasilkan buah saat usia sudah mencapai dua bulan. Tanaman tersebut akan terus menghasilkan buah.
Memetik stroberi tidak boleh asal-asalan. Harus menggunakan benda yang tajam seperti gunting atau pisau. Jika tidak, akan merusak tanaman.
Selain dimakan langsung, ternyata stroberi bisa diolah menjadi panganan lain. Misalnya, selai, dodol, sirup dan lainnya. Biasanya setiap pemilik kebun juga memiliki tempat penglohan stoberi menjadi panganan lain.



0 Tanggapan ke “Dari Press Gathering Telkomsel 2008 di Jawa Barat 2008 (2)”