Renungkanlah apa yang terjadi di Palestina itu. Secara kasat mata, kita melihat kekejaman negara Yahudi Israel membantai warga Palestina. Yang ada di benak bangsa Yahudi itu hanya membunuh dan membantai. Sehingga tidak punya lagi rasa kemanusiaan sedikitpun.
Orangtua, wanita, anak balita pun tidak luput dari peluru tajam dan bombardir mereka. Isak tangis dan bau amis darah membanjiri tanah Palestina. Kekejaman seperti itu sudah beraratus-ratus kali dilakukan. Tidak terhitung lagi nyawa melayang. Orangtua kehilangan anak, anak kehilangan orangtua. Sanak sudah tidak ada lagi, tewas idtembak tentara Israel.
Lalu dimanakah Islam? Islam sudah tidak seperti dulu lagi. Sejak kapitalis meracuni dunia, kemewahan diagung-agungkan, Islam sudah terjerembab ke dalam jurang paling dalam. Nabi Muhammad mungkin menangis, bila mengetahui umatnya seperti ini. Tidak berdaya, hidup di bawah ketiak Amerika. Lanjutkan membaca ‘Palestina yang Merana’
diusulkan Israel dimasukkan dalam Guiness Book of Record
Selasa siang (23/12) sekitar pukul 11.00 WIB sekitar 50 orang lebih wartawan Kota Padang yang tergabung dalam Aliansi Wartawan Anti Kekerasan menggelar aksi damai untuk tiga rekan kami yang dilempari batu oknum Kompi C Senapan Siteba Padang. Aksi dimulai dari Kantor Padang Pers Club (PPC) Jalan Raden Saleh, menyisiri jalan Sudirman. Singgah sebentar ke Polda Sumbar, Korem hingga ke Kantor PWI Sumbar di Jalan Bagindo Aziz Chan Padang.
ata api milik oknum TNI, Senin (22/12) malam.
perjuangan anak-anak Belitong dalam meperoleh pendidikan demi mengejar cita-cita.


Komentar Terakhir