Pemadaman bergilir. Siapapun pasti tidak enak dalam kondisi seperti ini. Masyarakat dipaksa untuk berhemat-hemat memakai listrik. Namun, di sejumlah rumah orang penting, lampunya berkelap-kelip. Lampu taman, ruang tamu, ruang belajar, kamar, AC di setiap ruangan dalam kondisi on. Memang tidak enak jadi masyarakat kebanyakan.
Bandingkan dengan rumah masyarakat biasa. Nyamuk semakin menggila berdenging di telinga, lalu hinggap di bagian tubuh yang terbuka. Udara panas, berkipas tiap sebentar, mata tidak bisa dipejamkan, was-was dari kemalingan. Lilin yang dibeli harganya pun sudah naik pula. Sekali menyala hanya cukup setengah jam, sesudah itu meleleh dan habis. Belum lagi jika memasang lampu togok. Masyarakat terpaksa membeli minyak tanah ekstra. Selain untuk kompor juga bahan bakar lampu togok. Perlu biaya ekstra juga jadinya.
Masyarakat menciracau tidak karuan dengan pemadaman begrilir tersebut. Aktifitas terganggu, sudah pasti. Pulang kerja, badan letih, perlu istirahat di malam hari. Nonton televisi, putar canel hiburan nonton film atau tayangan berita.
Sekarang terpaksa menghitung-hitung waktu, jam berapa PLN ini mematikan lsitiknya. Jam berapa pula hidup. Yang repot bagi pengguna listrik untuk pompa air. Nah, sekarang harus pandai-pandai berhemat mamakai air. Kalau tidak, pagi hari bisa tidak mandi, air habis, karena listrik tidak ada. Lanjutkan membaca ‘Menuntut Kompensasi dari PLN’
Arsip untuk Juli, 2008
03
Jul
08
Menuntut Kompensasi dari PLN
PADANG–”Maaf bu, punya KTP tidak?” kata seorang ibu muda kepada Widya, 25, beralamat di Air Dingin, Padang. Widya pun menjawab tidak. Alasannya karena KTP yang lama sudah habis dan tengah diurus di kelurahan.
Widya pun balik bertanya kepada perempuan itu, untuk apa KTP buat perempuan muda tersebut. “Tidak untuk apa-apa, hanya minta dukun¬gan terhadap calon walikota ini,” ujar perempuan muda itu kemu¬dian berlalu.
Sebelum pergi Widya sempat melihat buku yang dibawa perempuan itu. Terselip sejumlah fotokopi kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga Lanjutkan membaca ‘Di Musim Pilkada, Selembar KTP Rp25 ribu’

padang media
Komentar Terakhir